Zidane Menyelamatkan Karir Madridnya Berkat Keberuntungan | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Di awal musim, kondisi Zinedine Zidane di raksasa LaLiga Spanyol Real Madrid terancam sepanjang musim ini dengan hasil yang tidak menentu. Diancam oleh Florentino Perez, ia pun mengatakan bahwa kariernya terselamatkan akibat hal-hal yang tidak terduga.

Nama besar pelatih berkepala plontos itu terlihat saat ia melakoni debutnya untuk pelatih tim putih menggantikan Rafael Benitez pada 2016. Menggerakkan pemain Los Galacticos, prestasinya sangat pesat.

Ya, kombinasi serangan trio BBC berupa Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Gareth Bale, kemudian trisula lini tengah oleh Casemiro, Luka Modric dan Toni Kroos membuat segalanya menjadi mudah. Sembilan trofi langsung memenuhi brankas di Santiago Bernabeu.

Tiga gelar Liga Champions berturut-turut yang juga menjadi rekor dunia baru membuat nama besar Zidane tak bisa dipandang sebelah mata. Sayangnya, saat Ronaldo pergi ke Juventus, ia pun memutuskan pensiun dari klub LaLiga Spanyol tersebut.

Saat Santiago Solari dan Julen Lopetegui seakan gagal, pelatih asal Prancis itu kembali memanggil Florentino Perez. Setelah menjuarai liga dan Supercopa de Espana musim lalu, prestasi kali ini tidak seberuntung itu.

Keluarnya memalukan di Copa del Rey melawan tim lapis ketiga Alcoyano terus hampir tersingkir dari penyisihan grup Liga Champions, meninggalkan nasib pelatih dalam bahaya. Nama-nama legenda Raul dan Massimiliano Allegri juga dikabarkan akan menjadi pengganti.

Kariernya bisa semakin terjamin ketika ia akan bersatu kembali dengan Ronaldo dan menggantikan Andrea Pirlo di Juventus. Menemukan masa depannya yang dipertanyakan, Zidane tidak menghindar ketika dia mengatakan keberuntungan membuatnya bertahan.

Zidane menjawab alasan dirinya masih di Real Madrid berkat keberuntungan

“Anda tidak tahu segalanya ketika Anda terjebak dengan topik pemecatan Zidane di masa lalu. Lihat, saya masih di sini. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dalam tiga bulan atau satu tahun ke depan, saya akan fokus pada pertandingan, ”ucapnya seperti dikutip dari Daily Mail.

“Apakah saya beruntung? Ya, berada di klub hebat itu saja. Intinya saya bukan pelatih terbaik, juga bukan pelatih yang mendekati makna membawa bencana. Yang terpenting, saya akan memberikan 100 persen kepada tim. pemain, “tambahnya.

Meski mendapat tekanan dari berbagai kegagalan musim ini, pelatih berusia 48 tahun itu secara ajaib berhasil meningkatkan taji Real Madrid. Buktinya sendiri bisa dilihat saat lolos ke semifinal Liga Champions dan dua kali mengalahkan Barcelona di liga domestik.

Kondisi ini kemudian memperkuat peluang Los Blancos meraih gelar ganda, terutama kemenangan trofi Big Ear pertama tanpa sosok Ronaldo. Melihat kesuksesan tersebut, tentunya hal tersebut juga akan membuat Florentino Perez berpikir dua kali untuk mengganti pelatihnya.

Tak hanya penampilan Eropa, Zinedine Zidane juga bisa membuktikan kemenangan gemilang Real Madrid di Liga Spanyol. Dia yakin bisa mengalahkan Getafe di pertandingan berikutnya, dia yakin akan menyumbangkan satu gelar lagi bersama Karim Benzema dan rekan-rekannya.



.