Usai RANS Cilegon FC, Akankah Raffi Ahmad Caplok PSB Bogor? | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


Bogor – Setelah akuisisi yang sukses RANS Cilegon United, Raffi Ahmad | Sepertinya belum berhenti, karena suami Nagita Slavina dikabarkan juga tertarik untuk mencaplok PSB Bogor.

Untuk diketahui, klub berjuluk Laskar Pakuan ini berdiri sejak tahun 1950, dan kini berlaga di Liga 3.

Kabar keinginan Raffi Ahmad untuk membeli PSB Bogor pertama kali diketahui melalui unggahan Instagram milik Walikota Bogor Bima Arya, @bimaaryasugiarto.

Bima Arya mengunggah foto dirinya bersama Raffi Ahmad di Stadion Padjajaran. Mereka sedang mengobrol serius.

“Dengarkan ide dan rencana Raffi Ahmad untuk kebangkitan sepak bola di Kota Bogor. Doakan dan semoga Tuhan mempermudah,” tulis Bima Arya di akun Instagram-nya.

Kabar ketertarikan Raffi Ahmad membeli PSB Bogor juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Herry Karnadi, meski prosesnya masih dalam tahap penjajakan.

“Raffi Ahmad memang sudah menyatakan ketertarikannya pada PSB. Namun, pembicaraan saat ini masih pendahuluan. Belum sampai pada teknis dan skema,” kata Herry Karnadi.

Prinsipnya, kami terbuka bagi siapa saja yang ingin membesarkan PSB asalkan tetap menjaga budaya dan sejarah PSB sebagai klub yang identik dengan Bogor, ”lanjut Herry.

Herry juga menjelaskan, PSB Bogor saat ini bukan lagi milik Pemerintah Kota Bogor, melainkan sudah menjadi milik pribadi sejak dikelola pengusaha asal Bogor, Dodi Irwan Suparno.

“PSB sudah punya manajemen sendiri, bukan lagi milik Pemerintah Kota Bogor,” jelas Herry.

Lebih lanjut, Herry menjelaskan, dalam proposalnya, Raffi Ahmad juga bersedia membantu proses renovasi Stadion Padjajaran yang selama ini terbengkalai.

“Foto itu pertama kali Raffi Ahmad datang ke Bogor dan bertemu Wali Kota. Pembicaraan antara keduanya termasuk PSB,” kata Herry.

Stadion juga dibahas. Raffi Ahmad juga tertarik menata dan mengelola Stadion Padjajaran. Namun masih perlu pembahasan yang detail karena menyangkut pengelolaan aset daerah, ”pungkasnya.

.