UEFA Revenge, Mencoba Cari Celah di Madrid dan Hukum Juventus | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Asosiasi Sepak Bola Eropa, UEFA, ternyata masih bersama dan tidak mau begitu saja melupakan polemik tersebut Liga Super Eropa yang kandas. Kini mereka dikabarkan berusaha mencari celah untuk menghukum klub-klub yang terlibat di dalamnya.

Liga Super Eropa hanya berlangsung 48 jam setelah deklarasi tersebut. Ide turnamen baru ini mendapat kritik keras dari UEFA hingga fans terpaksa diskors. Enam klub Liga Inggris mundur lebih dulu, kemudian menyusul beberapa klub lain. Kini hanya tersisa tiga klub dalam kondisi tersebut bersiap: Real Madrid, Juventus dan Barcelona.

Ide ESL tampaknya benar-benar membuat marah UEFA. Hukuman berat menanti 12 klub yang terlibat. Ada enam klub Liga Inggris, tiga dari Serie A, dan tiga dari La Liga yang menjadi penggagas Liga Super Eropa. Meski begitu, jatuhnya turnamen dimulai dengan mundurnya enam klub Liga Inggris satu per satu.

Mulai dari Manchester City, lalu menyusul klub-klub lain, hingga Chelsea pun mengundurkan diri. Dengan demikian, setengah dari pendiri Liga Super Eropa telah meninggalkan enam tim lainnya.

Sikap dan langkah klub-klub Liga Inggris ini sangat diapresiasi UEFA. Karena mereka yang pertama menarik diri, UEFA mungkin tidak akan menjatuhkan sanksi apa pun.

Musuh Hebat UEFA

Namun kondisinya berbeda untuk Real Madrid dan Juventus. Ada Florentino Perez dan Andrea Agnelli, yang merupakan dua musuh terbesar presiden UEFA, Alesander Ceferin. Madrid dan Juventus tampaknya masih berpegang pada gagasan Liga Super Eropa. Terakhir, status ESL saat ini masih stand-by, tidak dibatalkan sepenuhnya.

Situasi ini tentu membuat UEFA semakin berang. Menurut laporan dari media Spanyol empat olahraga, Jumat (23/4/2021), UEFA saat ini tengah bekerja keras bersama tim legal untuk mencari celah guna memberikan penalti bagi kedua tim.

Bahkan dikabarkan bahwa UEFA ingin menghapus Madrid dan Juventus dari Liga Champions musim depan. Namun, tetap saja situasinya tidak semudah yang dibayangkan UEFA.



.