Tolak Wacana Pemain Asing di Liga 2, Pelatih Dewa United: Mau Bakat Lokal Dipakai? | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


Tangerang – Klub Liga 2 Dewa United FC saat ini disibukkan dengan persiapan latihan para pemain jelang rencana Liga 2 2021.

Klub yang didirikan setelah mengakuisisi Martapura FC ini mulai mengadakan latihan tim sejak pertengahan Maret 2021.

Skuat Dewa United menggelar latihan intensif di Stadion Pamulang Community Center (PCC), Tangerang Selatan.

Menurut pelatih Dewa United, Kas Hartadi, memulihkan kondisi fisik pemain menjadi fokus kepelatihan tim. mengingat para pemain sudah ‘libur panjang’ sejak kompetisi Liga 2 2020 dihentikan akibat pandemi Covid-19.

Terkait munculnya wacana pemain asing di Liga 2, Kas Hartadi dengan tegas menolaknya.

Menurut Kas Hartadi, Liga 2 merupakan wadah bagi talenta-talenta muda yang belum sempat bermain di Liga 1 untuk mengembangkan diri.

“Secara pribadi saya tidak setuju.“ Di Liga 1 sudah banyak pemain asing, kami terus ingin talenta lokal dikembangkan, ”kata Kas Hartadi.

“Ini pendapat pribadi saya dan tidak mewakili manajemen Dewa United,” lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Sriwijaya FC telah melayangkan surat kepada Ketua Umum PSSI terkait pengajuan pemain asing di Liga 2.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku pengelola Sriwijaya FC dijelaskan bahwa kehadiran pemain asing di Liga 2 dapat meningkatkan nilai kompetisi Liga 2 dan menarik sponsor.

Namun, menurut Kas Hartadi, kehadiran pemain asing akan menghambat talenta muda untuk naik ke level Liga 1.

“Kami memiliki banyak pemain lokal yang bagus. “Akan banyak pemain asing di Liga 2 dan misalnya kuotanya lima, lalu kemana bakat-bakat lokal itu mau,” tanya Kas Hartadi.

“Padahal, kami membutuhkan pemain untuk timnas dari usia muda. Liga 2 periode ini juga menginginkan pemain asing masuk,” kata Kas Hartadi.

Oke, Liga 1 pasti punya pemain asing. Tapi, Liga 2 itu untuk anak muda untuk nanti membantu timnas Indonesia, ”pungkasnya.

.