Soal Kelanjutan Liga 1, PSIS Minta PSSI Realistis – OkeGoal

OkeGoal –

Semarang – Manajemen PSIS Semarang meminta agar PSSI tidak memaksa Liga 1 digulirkan dalam waktu dekat karena pemerintah akan memberlakukan PSBB (pembatasan sosial skala besar) di wilayah Jawa dan Bali.

Seperti diketahui, Ketua PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, kelanjutan Liga Indonesia sepenuhnya bergantung pada izin polisi karena pihaknya sudah mendapat lampu hijau dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun, belakangan ini pemerintah akan memberlakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali untuk menekan penyebaran Covid-19 yang belakangan meningkat di dua wilayah tersebut.

Sedangkan penerapan PSSB ini akan berlaku efektif pada 11-25 Januari 2021.

Menurut Direktur Utama PSIS, AS Sukawijaya, penerapan PPKM akan semakin mempersulit klub, sehingga tidak mungkin dilakukan persiapan jika Liga 1 digelar dalam waktu dekat.

“Jika melihat aturan PSBB (pembatasan sosial skala besar) yang akan diberlakukan mulai Senin, tampaknya cukup sulit bagi Liga 1 untuk kembali bekerja,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok ini.

“Mayoritas kota yang memiliki klub Liga 1 akan tunduk pada PSBB, termasuk PSIS yang memiliki markas di Semarang. Bagaimana klub ingin berlatih dan sebagainya? Pasti sulit, “tambahnya.

Yoyok menyarankan agar PSSI dan PT LIB mengikuti aturan yang diterapkan pemerintah, agar klub bisa menyusun program dengan lebih baik.

“Izinnya sama, pasti sulit diturunkan, karena tidak bisa dipungkiri jumlah penyebaran Covid-19 masih tinggi. Bijak saja. Jangan dipaksakan. Kasihan klub kalau terus begini , “lanjut Yoyok.

Sementara itu, PSSI akan menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) pada pertengahan Januari untuk membahas nasib kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 di Indonesia.