PSIS Minta PT LIB Tak Beri Harapan Palsu Lagi – OkeGoal

OkeGoal –

Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menanggapi usai dirut PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) belum bisa memastikan kick off lanjutan Liga 1 2020/21. Sebelumnya Akhmad Hadian Lukita sebagai direktur utama PT. LIB menyebut belum ada tanggal resmi terkait kelanjutan Liga 1 2020/2021.

“Hingga saat ini belum ada tanggal resmi yang dikeluarkan oleh PT LIB untuk kick off. Semuanya masih dalam proses desain,” kata Akhmad Hadian beberapa hari lalu.

Menurut Yoyok Sukawi, pernyataan Akhmad Hadian Lukita mencerminkan bahwa kompetisi Liga 1 yang direncanakan PT. LIB akan digulirkan kembali pada Februari 2021 dan masih berupa wacana dan belum ada kepastian mengikat.

“Sudahlah, PT. LIB jangan terus memberi angin surga. Beberapa klub juga sudah mewanti-wanti kondisi saat ini yang sulit menggelar lomba. Jumlah Covid-19 masih tinggi dan vaksinnya masih belum pasti kapan. akan diberikan kepada publik, ”kata Yoyok Sukawi kepada redaksi berita olahraga di Semarang, Kamis (17/12/20).

Pria yang juga anggota Komisi X DPR RI ini lantas menambahkan semakin tidak jelasnya status kompetisi Liga 1 2020 membuat klub semakin sulit menjalani hari. Pasalnya PSIS tetap memiliki kewajiban untuk membayar gaji kepada pemain dan ofisial meski tidak ada persaingan.

“Ini klub yang sulit seperti ini. PT. LIB juga tidak memberikan hak komersial, meski harus membayar pemain dan ofisial klub, ”kata Yoyok Sukawi.

“Ibarat naik taksi, argo argo PSIS tetap menyewa pemain meski taksi masih ada,” ucapnya.

Yoyok Sukawi juga meminta PT. LIB agar lebih bijak dalam menentukan sikap terkait kompetisi agar nantinya tidak merugikan klub lagi seperti September lalu ketika tiba-tiba kompetisi Liga 1 tidak mendapat izin dari Polri. Di sisi lain, PT. LIB sendiri belakangan ini cukup aktif berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait termasuk kepolisian terkait pelaksanaan lanjutan Liga 1 2020.
Akhmad Hadian Lukita pun berharap organisasi yang dipimpinnya segera mendapat respon positif dari beberapa pihak terkait untuk melanjutkan Liga 1.

“Semuanya masih dalam proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada respon yang positif,” kata Akhmad Hadian Lukita.

.