PSG Berencana Turunkan Harga Kylian Mbappe | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


PSG mencoba memagari Kylian Mbappe dari pendekatan raksasa Eropa lainnya, salah satunya adalah Real Madrid. Namun, sikap tidak kooperatif sang pemain sepertinya berhasil mempermalukan mereka. Tidak bisa dipungkiri Mbappe menjadi bagian penting dari kesuksesan PSG dalam beberapa tahun terakhir.
Dia berhasil menciptakan total 120 gol hanya dalam 160 penampilan di semua kompetisi.

Berkat sederet gol tersebut, PSG bisa mendapatkan sembilan gelar dari berbagai kompetisi. Selain itu, Mbappe juga membantu Les Parisiens mencapai final Liga Champions musim 2019/20 kemarin. Tak berhenti sampai disitu, Mbappe juga mampu mempersembahkan gelar Piala Dunia untuk Prancis pada 2018.
Pantas saja dia menjadi incaran banyak raksasa Eropa belakangan ini.

Baca juga: Mbappe mulai lelah di liga Prancis, sinyal bagus untuk Liverpool dan Real Madrid

Sayangnya, mungkin PSG tidak akan bisa menggunakan layanan Mbappe selamanya. Pasalnya, sebagian kalangan meyakini pemain berusia 22 tahun itu akan hengkang dari Parc des Princes pada akhir musim ini. Keyakinan tersebut diperkuat dengan fakta bahwa kontrak Mbappe saat ini di PSG hanya berlaku hingga 2022.
Les Parisiens pun berinisiatif menawarkan kontrak baru untuk sang pemain agar tidak kehilangan dirinya secara gratis tahun depan.

Sayangnya, Mbappe tidak kooperatif. Proses negosiasi pun dikabarkan menemui jalan buntu. Situasi ini mempermalukan PSG, seperti yang dilaporkan Le Parisien dan berencana untuk menguangkan sang pemain daripada membelanya. Tidak diketahui secara pasti berapa banyak uang yang diharapkan PSG jika Mbappe pergi.
Namun, menurut laporan AS pada Februari, klub Mauricio Pochettino tidak akan melepas Mbappe di bawah nilai 200 juta euro.

Sekarang, Real Madrid menurunkan harga yang diminta. Dengan begitu, sang bintang bisa didapatkan klub lain dengan kisaran harga 120 juta euro hingga 150 juta euro. Namun perlu disadari, angka tersebut masih tergolong mahal mengingat beberapa klub tengah mengalami kendala pandemi Covid-19.
Mereka mengalami krisis finansial karena tak mampu menghadirkan penonton ke stadion.

.