Petinggi Persija Ungkap Cara Mendatangkan Riko Simanjuntak – OkeGoal

OkeGoal –

Jakarta – Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, menceritakan bagaimana ia pertama kali bertemu dengan Riko Simanjuntak dan mengajaknya bergabung dengan Persija.

Menurut Ferry Paulus, butuh waktu bertahun-tahun untuk meyakinkan seorang Riko Simanjuntak untuk bergabung dengan Harimau Kemayoran.

Ferry Paulus pertama kali bertemu dengan Riko Sim Continak saat melihat pertandingan di Bangka Belitung sekitar tahun 2013 silam.

“Saya memang ke Bangka Belitung saat menonton pertandingan dan ada Riko Simanjuntak yang saat itu bermain di Persibabar (Persatuan Sepak Bola Bangka Barat),” kata Ferry Paulus di kanal YouTube Persija.

“Saat itu saya melihat mantan Persija Oktavianus dan kemudian ada Riko Simanjuntak kecil. Ketika saya melihatnya bermain sangat lincah dan cepat, setelah pertandingan saya berbicara dengannya dan saya katakan bahwa dia pantas bermain di Persija. Dan saya bertanya Mau main atau tidak di Persija, dia bilang siap aja, paman, siap, ”kata Ferry Paulus.

Namun, menurut Ferry, meski Riko mengaku siap, ia tidak bergabung dengan Persija Jakarta karena Riko merasa tidak layak.

“Setelah itu saya menghubungi sebentar dan masih siap, dan dia menjawab dengan bercanda ‘Saya kecil sekali, paman, apakah saya pantas bermain di Persija?’ Saya katakan itu sesuai karena dia punya bakat yang sangat mumpuni, bisa melakukan penetrasi dengan baik dan juga kuat saat memegang bola, kepada orang lain, ”kata Ferry.

Meski mendapat pujian dan antusias dari Ferry, Riko belum berani bergabung dengan Persija, malah Riko kemudian bermain untuk Gresik United pada 2015.

Saar Ferry masih terus meyakinkan Riko, eks pemain PSMS Medan itu malah memilih pindah ke Semen Padang hingga 2018.

“Dia masih agak malu-malu saat itu, dan baru dua tahun lalu dia bilang, pertama kali ditawari, saya grogi, kaget, kaget, berbunga-bunga, tapi nggak percaya bisa main di Persija karena di sana. Ada banyak pemain hebat di sana. Benarkah saya bisa bermain di sana dan berprestasi, ”kata Ferry.

“Setelah itu dia bilang kenapa dia menghubungi saya dan menolak bergabung dengan Persija karena dia merasa tidak pantas, jadi suatu saat saya akan bermain di sana,” ujarnya.

Setelah masa kontraknya dengan Semen Padang berakhir pada 2018, Riko akhirnya bersedia bergabung dengan Persija Jakarta hingga sekarang.