Pertanyaan Terkait Polemik ESL yang Belum Terjawab | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Topik perbincangan hangat selama 2 hari ini adalah European Super League (ESL) yang tengah ramai dibicarakan oleh para penggemar sepak bola dari seluruh dunia saat ini karena kontroversi yang melingkupinya.

Banyak tudingan yang menyebut bahwa Liga Super Eropa hanyalah ladang klub-klub raksasa untuk memperkaya diri. Florentino Perez selaku presiden Real Madrid dan penggagas ESL membantahnya dan percaya bahwa kompetisi ini bisa menyelamatkan dunia sepakbola.

Meski mendapat banyak kritik, 12 klub yang disebut-sebut sebagai pendiri ESL tetap menjalankan rencananya. Mereka tidak takut dengan sederet ancaman dari UEFA dan FIFA yang telah menyiapkan hukuman keras bagi siapa pun yang terlibat.

Informasi mengenai Liga Super Eropa telah tersebar luas. Namun demikian, masih ada beberapa pertanyaan yang sampai saat ini belum terjawab. Berikut informasi yang dikutip dari Football Italia.

Bagaimana pengaruh ESL terhadap Liga Champions dan Liga Europa musim ini?

Seperti diketahui, salah satu penalti yang disiapkan UEFA adalah larangan mengikuti kompetisi Eropa bagi klub-klub yang terlibat. Namun, mereka tidak memberikan penjelasan lebih detail terkait hukuman tersebut.

Belum diketahui secara pasti kapan UEFA akan memberikan penalti ini kepada peserta Liga Super Eropa. Pasalnya, ada lima tim yang akan mengikuti kompetisi Eropa musim ini, yakni Real Madrid (Liga Champions), Manchester City (Liga Champions), Chelsea (Liga Champions), Manchester United (Liga Europa), dan Arsenal (Liga Europa).

Dengan asumsi penalti diterapkan langsung pada musim ini, maka PSG otomatis dinyatakan sebagai pemenang Liga Champions. Sedangkan Liga Europa akan langsung melanjutkan ke babak final antara Villarreal dan AS Roma.

Apa Dampak ESL pada Liga Domestik?

UEFA telah menyatakan akan mengeluarkan klub yang berpartisipasi dalam ESL dari liga domestik. Pernyataan tersebut mendapat dukungan kuat dari induk federasi sepak bola masing-masing negara.

Sama seperti poin pertama, belum ada kepastian apakah penalti ini akan diterapkan mulai musim ini atau musim depan. Jika diterapkan musim ini, kemungkinan besar penalti hanya akan berupa pengurangan poin.

Namun sekali lagi, belum diketahui berapa poin yang akan diambil dari klub peserta ESL tersebut. Saat ini, Manchester City dan Inter Milan sedang memimpin klasemen Liga Inggris dan Serie A. Sementara Barcelona, ​​Real Madrid dan Atletico Madrid sedang memperebutkan gelar La Liga.

Jika terjadi pengurangan poin, kemungkinan besar jalannya event domestik akan berubah drastis. Tak heran jika klub seperti West Ham atau Leicester City menjadi juara Liga Inggris musim ini.

Bagaimana Ini Mempengaruhi Euro 2020

UEFA juga akan melarang pemain dari tim yang berpartisipasi di panggung ESL untuk berpartisipasi dalam kompetisi internasional. Artinya, negara seperti Portugal tidak akan diperkuat oleh Cristiano Ronaldo yang kini bermain untuk Juventus.

Dan lagi, UEFA tidak mengatakan kapan hukuman tersebut akan diberlakukan. Sementara itu, Euro 2020 yang sedianya digelar tahun lalu namun sempat tertunda karena pandemi, akan dimulai dalam beberapa bulan ke depan.

Euro 2020 tinggal beberapa minggu lagi dari rencana Florentino Perez untuk mengadakan ESL pada bulan Agustus. Jika penalti diterapkan sekarang, Euro 2020 terancam tidak akan diikuti pemain ternama.

Bagaimana dengan Para Pemain dan Pelatih?

Seperti diketahui, obrolan seputar Liga Super Eropa dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Bahkan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku baru mengetahui soal keikutsertaan timnya saat rumor mulai bermunculan di publik.

Tidak banyak pemain yang membicarakan hal ini. Sementara itu, Pembina selalu berusaha menghindari pertanyaan tentang ESL. Namun pada akhirnya, merekalah yang harus bermain di kompetisi baru. Bukan petinggi seperti Florentino Perez atau Andrea Agnelli.

Jika menolak bergabung dengan ESL, maka para pemain harus berusaha mendapatkan klub baru. Masalahnya, pilihan mereka akan terbatas. Tentu saja, 12 klub raksasa yang terlibat di ESL tidak bisa dijadikan gol. Bisa jadi pemain seperti Bruno Fernandes bergabung dengan Bayern Munich di tahun-tahun mendatang.

Pihak lain seperti pemegang hak siar Liga Champions kepada suporter pasti memiliki pertanyaan sendiri-sendiri yang hingga kini belum terjawab. Semoga dunia sepak bola bisa diberi kejelasan tentang polemik ini, apakah memuaskan atau tidak.



.