Munchen Kesal Skema Pasar Transfer Mereka Rusak Chelsea | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


Bayern Munich sekarang kesal dengan Chelsea. Pasalnya, The Blues telah mengacaukan skema bursa transfer di tengah pandemi dengan terus berbelanja gila-gilaan.

Di tengah pandemi Corona, keuangan klub sepak bola di dunia termasuk Eropa kini tersendat. Penghasilan berkurang, karena banyak sponsor telah menarik diri.

Seperti kita ketahui, biasanya sesi pramusim merupakan tur yang dilakukan oleh klub-klub ke berbagai negara dari berbagai sponsor. Tentu saja, ini adalah aliran dana segar ke neraca klub.

Apa yang bisa saya lakukan, pandemi telah mengacaukan segalanya. Alhasil, dua bursa transfer (musim panas dan musim dingin) yang telah dilalui sangat sepi.

Baca juga: Berikut 10 Rumor Transfer Chelsea Terbaru

Hanya ada satu klub yang tidak merasa terkena pandemi Corona, yaitu Chelsea.

Chelsea sekarang saya masih berbelanja seperti orang gila musim panas lalu. The Blues juga mendatangkan banyak pemain seperti Kai Havertz, Timo Werner, Ben Chilwell, dan Edouard Mendy yang kabarnya sudah menghabiskan dana hingga Rp 4 triliun.

Padahal, pada Juni tahun lalu, klub asal London itu masih meraup untung hingga 32,5 juta poundsterling. Chelsea tidak kalah sama sekali.

Bahkan jelang bursa transfer di musim panas, Chelsea juga sudah melakukan ancang-ancang. Mereka mau merogoh kocek dengan modal… Rp 5 triliun!

CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge kini juga nampaknya begitu kesal dengan Chelsea. Pasalnya, Chelsea yang sudah gila berbelanja membuat klub lain tetap mematok harga tinggi untuk pemainnya.

“Angka-angka Chelsea terlihat fantastis. Mereka telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik, “kata Rummenigge membuka percakapan seperti dilansir The Sun.

“Kita tidak bisa seperti mereka, menjadi gila berbelanja dan tetap untung. Kami bahkan tidak membeli pemain dan ingin memotong gaji pemain, kok, ”lanjutnya.

Bayern Munich menurunkan 50 persen dari biaya pembelian pemain. Tentu suka tidak suka Munich harus memperbarui skuadnya agar bisa terus merajai Bundesliga dan Liga Champions.

“Seluruh dunia dan seluruh industri sepak bola telah dirusak oleh pandemi,” tegasnya.

“Kami tahu pemain (pemotongan gaji) dan agen jual beli pemain tidak senang, tapi begitulah situasinya. Jadi bursa transfer berikutnya akan lebih menarik, apakah akan banyak angka tinggi atau sebaliknya,” tambahnya. .

“Sudah satu tahun tanpa fans di stadion, pasti klub-klub sudah kalah,” pungkas Rummenigge.