Marko Simic: “Seluruh dunia bermain sepak bola kecuali Indonesia” – OkeGoal

OkeGoal –

Jakarta – Striker Persija Jakarta, Marko Simic, mengimbau pemerintah, khususnya PSSI, lebih memperhatikan nasib para pemain sepak bola karena menurutnya, tidak membiarkan kompetisi bergulir melanggar hak pemain untuk bertanding.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 di Indonesia terhenti sejak pertengahan Maret 2020 akibat pandemi Covid-19, hingga kini.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator memang berencana kembali menggelar kompetisi liga tersebut pada Februari mendatang.

Hal ini mulai membuat para pemain sepak bola khususnya para pemainnya mulai marah, karena di negara lain yang memiliki masalah pandemi Covid-19 yang sama seperti Indonesia masih bisa mengadakan kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Mengenai hal tersebut, Marko Simic mengaku kecewa dengan situasi di Indonesia saat ini.

“Kita semua berharap jika bisa bermain bola lagi, keluarga kita bergantung pada kita. Seluruh dunia bermain sepakbola kecuali kita (di Indonesia),” tulis Marko Simic melalui akun Instagram pribadinya.

Striker Kroasia itu menambahkan bahwa dirinya secara pribadi menganggap larangan sepak bola sebagai pelanggaran hak.

“Mohon minta kepada pihak yang berwenang dalam hal ini untuk memberi kami izin untuk melakukan apa yang sangat kami sukai. Menurut saya, mereka telah melanggar hak asasi manusia untuk melakukan pekerjaan kami! Dengan segala hormat #AyoMainLagi,” ujarnya.

Melihat situasi tersebut, para pesepak bola dengan Marko Simic sebagai salah satu pionirnya mulai bergerak di media sosial dengan menyebarkan tagar #AyoMainLagi pada 7 Januari lalu.

Kampanye ini bertujuan untuk memberikan kejelasan tentang persaingan di Indonesia karena para pemain sepak bola mulai dari klub, pelatih, pemain, hingga ofisial sudah mengalami kesulitan.