Mantan AC Milan Kecewa Gagal Bersinar di Klub Barunya | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Portimonense baru saja berhasil mendapatkan tanda tangan dari pemain Jepang Keisuke Honda pada bursa transfer musim dingin 2021.

Namun, lima hari setelah kontrak ditandatangani, Portimonense terpaksa kembali membatalkan kerja sama mereka.

Awalnya Honda didatangkan dengan status bebas transfer oleh Portimonense. Honda pun akhirnya terikat dengan durasi enam bulan atau hingga musim 2020-2021 berakhir.

Dalam kontrak tersebut, disepakati bahwa Honda bisa bertahan satu tahun lagi di Portimonense jika klub ingin mengaktifkan kembali opsi ini. Singkatnya, semuanya berjalan dengan baik dan seperti biasa.

Honda juga telah diperkenalkan sebagai pemain dari Portimonense oleh klub tersebut.

Kehadiran Honda yang merupakan pemain legendaris asal Jepang juga diharapkan mampu mendongkrak Portimonense yang saat ini tengah berjuang untuk lepas dari jurang degradasi.

Pengalaman Honda yang pernah tampil di tim-tim besar seperti AC Milan dan CSKA Moscow juga dinilai mampu meningkatkan permainan dari Portimonense, terutama di lini tengah.

Namun, pada akhirnya mereka harus menerima bahwa semua rencana telah gagal total seperti itu.

Menurut laporan Sport Bible, Sabtu (13/2/2021), justru Portimonense yang melanggar kebijakan transfer di sepakbola Portugal.

Di Liga Portugis, tim dapat merekrut pemain yang bebas untuk ditransfer atau tidak memiliki klub di luar jendela transfer musim dingin.

Sebab seperti diketahui, akhir Januari 2021 kemarin sebenarnya bursa transfer sudah harus ditutup.

Namun, Liga Portugal juga memperbolehkan tim untuk mendatangkan pemain baru selama pesepakbola tersebut belum bermain untuk klub mana pun, mulai Oktober 2020.

Sayangnya Honda baru saja dirilis oleh klub lamanya yakni Botafogo pada akhir Desember 2020 kemarin. Jadi, jelas bahwa pembelian Honda tidak legal dalam aturan belanja pemain di Liga Portugal.

Karena pembelian Honda tidak sah, kontraknya dengan Portimonense akhirnya diputus. Mereka hanya bekerja bersama selama lima hari!

Tentunya fakta tersebut sangat menyedihkan bagi kedua belah pihak. Honda membutuhkan tim untuk dijadikan tempat bermainnya, sedangkan Portimonense menginginkan jasa pemain Jepang itu.

.