Lupakan rivalitas Messi dan Ronaldo, sekarang ada Mbappe vs Haaland | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Musim 2020/21 sepertinya akan menjadi musim terakhir para pecinta sepak bola melihat duel Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ini bukan karena sama-sama pensiun, melainkan karena lahirnya rivalitas baru pada sosok Kylian Mbappe vs Erling Haaland. Lebih dari satu dekade, pecinta sepak bola dunia dimanjakan oleh rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Sekarang keduanya telah dimakan oleh usia. Pastinya banyak dicari para penikmat kulit bulat, siapa yang akan meneruskan warisan kedua pemain tersebut?

Berbagai pemain berlabel bintang muncul dan diprediksi akan melanjutkan rivalitas kedua megabintang tersebut sejak 2010. Sebut saja dari kemunculan Eden Hazard dan Neymar. Keduanya hadir di tahun 2010-an. Sayangnya, dalam kurun waktu tersebut, baik Messi maupun Ronaldo sedang berada di puncak karir. Alhasil, baik Hazard maupun Neymar yang sudah lebih dulu masuk kepala tiga tak mampu meneruskan harapan banyak orang yang menyebut mereka penerus rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Memasuki periode 2020, dunia kembali mencari penerus persaingan sengit di antara keduanya. Apalagi, baik Messi maupun Ronaldo di penghujung usia sebagai pesepakbola di level atas.

Saat ini Messi berusia 33 tahun, sedangkan Ronaldo berusia 35 tahun. Dengan usia keduanya, pecinta sepak bola berpeluang kehilangan dua ikon sepakbola era modern dalam waktu kurang dari lima tahun. Bahkan hingga kini, sejumlah pemain muda berbakat sudah tampil di pentas sepakbola dunia. Dari sekian banyak nama pemain muda, hanya Mbappe dan Haaland yang layak melanjutkan rivalitasnya.
Apalagi jika melihat penampilan mereka di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020/21. Sudah sepantasnya dunia sepakbola menyongsong era baru, yakni rivalitas Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

Baik Kylian Mbappe maupun Erling Haalad sama-sama mampu tampil beringas di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020/21 untuk klub masing-masing, yakni Paris Saint-Germain dan Borussia Dortmund. Mbappe menggebrak PSG saat bertandang ke markas Barcelona di mana ia mampu mencetak tiga gol yang membuat Les Parisiens menang 4-1 atas tuan rumah.
Pun dengan Haaland bersama Dortmund. Selama perjalanannya ke Spanyol, ia mampu mencetak dua gol dan membantu timnya menang 3-2 atas Los Palanganas.

Keduanya menjadi perbincangan selama dua hari leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020/21. Baik Mbappe maupun Haaland sama-sama mampu mengangkangi Messi dan Ronaldo yang bermain di hari yang sama. Saat Messi dan Ronaldo lesu, Mbappe dan Haaland tampil bagus dengan gol mereka. Dari sinilah, persaingan kedua wonderkid tersebut mulai terlihat menjadi yang terbaik.
Bau persaingan semakin kuat setelah Haaland berkomentar usai pertandingan. Usai berlaga melawan Sevilla dan mencetak dua gol, pemain berusia 20 tahun itu seolah mengirim Psywar ke Mbappe dengan nada satir terima kasih.

“Dan ketika saya melihat Mbappe mencetak hattrick kemarin, saya mendapat motivasi ekstra gratis. Jadi, terima kasih padanya (Mbappe). Ini malam yang luar biasa, ”kata Haaland.

Pernyataan ini juga diyakini oleh banyak orang sebagai awal persaingan mereka. Tapi, yang disebut rivalry, tentunya tidak indah jika hanya berupa kata-kata tanpa ada persaingan di atas kertas. Hattrick Mbappe ke gawang Barcelona sehari sebelumnya memang memberikan motivasi ekstra bagi Haaland. Motivasinya di sini mungkin menyaingi rekor megabintang PSG. Hingga saat ini, Mbappe tercatat sebagai pemain muda tersukses di Liga Champions dengan torehan 24 gol dan 16 assist hanya dalam 41 penampilan atau satu gol atau assist setiap 77 menit.
Rekor itu pun berlanjut dengan rekor di mana Mbappe menjadi pemain yang mengoleksi gol terbanyak di Liga Champions sebelum menginjak usia 21 tahun dengan 19 gol.

Rekor ini sepertinya juga ingin dikejar oleh Haaland, di mana pemuda asal Norwegia ini sudah mencetak 18 gol dan dua assist hanya dalam 13 penampilan atau satu gol atau assist setiap 41 menit. Selain rasio kontribusi gol, Haaland juga tampaknya ingin menumbangkan status Mbappe sebagai pemain muda tersukses di Liga Champions. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, Haaland berpotensi menggantikan Mbappe sebagai pemain dengan gol terbanyak di Liga Champions sebelum menginjak usia 21 tahun.
Ia hanya butuh dua gol lagi untuk mengungguli rekor superstar PSG tersebut.

Dengan catatan tersebut, tentunya sudah pantas bagi para penggemar sepak bola untuk menyebut Mbappe dan Haaland sebagai penerus Messi dan Ronaldo, mengingat kedua megabintang ini ingat saling passing dalam urusan mencetak gol. Wajar saja untuk menyebut era Lionel Messi-Cristiano Ronaldo sudah berakhir. Kini, mari kita sambut persaingan baru dalam sosok Kylian Mbappe vs Erling Haaland. Setidaknya untuk 10 hingga 15 tahun ke depan.


.