Liverpool Harus Waspadai Pemisahan Istana dengan Momen Hodgson | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Inggris – Pertemuan antara Liverpool dengan Crystal Palace Pada pekan terakhir Liga Inggris 2020/21, ini akan menjadi pertandingan yang menentukan bagi Liverpool. Saat ini Liverpool berada di peringkat 4 dan Crystal Palace berada di peringkat 13 klasemen.

Laga terakhir yang akan berlangsung di Anfield, Minggu (23/5/2021), menjadi laga penentu bagi Liverpool untuk finis di posisi empat besar.

Liverpool gagal mempertahankan gelar, laga kandang melawan Palace menjadi penentu sehingga Liverpool bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Di laga ini terasa berat bagi Liverpool, karena itu adalah laga terakhir Roy Hodgson sebagai manajer Palace. Pastinya para pemain lebih termotivasi untuk memberikan kado perpisahan terbaik.

Saat ini Liverpool dan nomor 5 Leicester City sama-sama memiliki total 66 poin, dan berada satu poin di belakang nomor 3 Chelsea. Liverpool harus menyamai atau meraih hasil lebih baik dari yang didapat Leicester di laga terakhir ini.

Jika Liverpool mendapatkan hasil yang lebih baik dari Chelsea yang akan menghadapi tuan rumah Aston Villa, maka mereka akan menyalip The Blues dan finis di urutan ke-3.

Baca juga: Simak Data dan Fakta Liverpool vs Crystal Palace, EPL 23 Mei 2021

Sadio Mane telah mencatatkan satu gol di setiap pertandingan dalam tujuh penampilan terakhirnya melawan Palace di Liga Premier. Jika nanti striker Liverpool itu mampu membobol gawang Palace lagi, maka ia menyamai rekor Robin van Persie (vs Stoke City), mencetak gol dalam delapan penampilan berturut-turut melawan satu tim tertentu di Liga Inggris.

Roy Hodgson akan memiliki pertandingan melawan Liverpool sebagai pertandingan terakhirnya sebagai manajer Istana. Mantan manajer Liverpool berusia 73 tahun, yang akan mundur pada akhir musim setelah mengelola tim sejak 2017, dikabarkan akan pensiun setelah meninggalkan Palace, menjadikan pertandingan Liga Premier ke-364 Hodgson sebagai manajer, yang ke-8 terbanyak di sejarah kompetisi.

Liverpool harus mewaspadai kemungkinan ambisi pemain Palace untuk memberikan hadiah perpisahan yang indah kepada Hodgson, serta membalas kekalahan 0-7 yang memalukan dari pertemuan sebelumnya. Mereka berpeluang menggagalkan ambisi Liverpool finis di empat besar. (Fig-Satupedia.com)



.