Kisah Ramadhan: Frederic Kanoute, Pemain Muslim Yang Berani Ungkapkan Keyakinannya | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Kali ini Satupedia akan membagikan kisah seorang pemain muslim di Spanyol, karena bulan Ramadhan ini merupakan bulan suci bagi seluruh umat Islam di dunia.

Kali ini berkisah tentang profil pemain muslim Frederic Kanoute, Kanoute sendiri datang ke Sevilla tidak hanya untuk membuat tim dari daerah Andalusia, Spanyol, merebut gelar juara, tapi juga untuk memperkenalkan “the way of Islam”.

Kanoute Membantu Pembangunan Masjid Pertama di Seville - Berita Sepak Bola Terbaru, Skor Langsung, Jadwal & Klasemen - Football5star.com

Profesinya sebagai pemain sepak bola profesional membuat hampir semua aktivitasnya menjadi perhatian. Selain itu, Kanoute adalah bintang dan idola publik sepakbola Sevilla. Namun, dari semua situasi tersebut, Kanoute justru membuat sejumlah kejutan.

Frederick Kanoute - Sevilla - tim nasional Mali

Frederic Kanoute memang seorang tokoh muslim yang sangat taat berpegang teguh pada Alquran dan Sunnah. Bergabung dengan Sevilla dari Tottenham Hotspur pada tahun 2005, Kanoute di musim pertamanya di Sevilla memimpin tim untuk memenangkan Piala UEFA 2005-2006.

Nyatanya, gelar tersebut ia peroleh kembali pada musim berikutnya. Maka, bersama Frederic Kanoute, Sevilla meraih gelar juara dalam dua musim berturut-turut.

Gelar tersebut ditambahkan ke trofi Piala Raja pada 2006-2007, lalu 2009-2010. Kanoute juga membantu tim memenangkan Piala Super Spanyol 2007 dan Piala Super Eropa 2006.

Kisah Inspiratif Kanoute Membantu Warga Sevilla Bangun Masjid - Ramadan Liputan6.com

Karena peran tersebut, presiden Sevilla, Jose Maria Del Nido, tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menyetujui keinginan Frederic Kanoute untuk tidak memakai logo sponsor 888.com di seragam klub.

Masjid Pertama Akan Dibangun di Seville Spanyol, Idenya Kanoute |  Tempo.co |  LINE HARI INI

“Dia (Kanoute) datang dan langsung berbicara dengan saya,” kata Jose Maria Del Nido, menuturkan cerita seperti dilansir Marca pada 2007.

“Dia berbicara tentang keyakinannya, apa yang diizinkan dan dilarang oleh agamanya. Awalnya saya kaget, ”tambah Del Nido.

Menurut Del Nido, keinginan Frederic Kanoute sangat sulit diterima karena menyangkut sponsorship.

Terlebih lagi, pihak sponsor tentunya berharap bisa melihat logo di dada pemain paling berpengaruh Sevilla itu. “Sejujurnya, kami kesulitan memenuhi keinginannya,” kata Maria Del Nido.

Menurut Del Nido, dia sangat menghormati kepercayaan Kanoute, tapi yang jadi masalah adalah sponsorship.

Sevilla sendiri tak menanggapi keinginan Kanoute. Situasi saat itu sempat menimbulkan spekulasi tentang masa depan sang pemain.

Kanoute kemudian menempelkan plester untuk menutupi logo 888.com. “Sesuai dengan Alquran bahwa tidak diperbolehkan minum alkohol, berjudi, karena semua ini adalah cara setan untuk menyesatkan orang,” kata Kanoute.

“Saya yakin klub akan menanggapi permintaan saya dengan baik. Jadi, izinkan saya memakai kostum tanpa logo,” kata Kanoute.

Kontrak sponsorship dengan June House mencapai 3 juta pound, yang saat itu bernilai Rp 52 miliar per tahun dalam rupiah. Jumlahnya sangat besar saat itu.

Namun, Sevilla akhirnya menyerah. Untuk saat itu, mereka meminta sponsor untuk memberikan pengecualian kepada Kanoute dan akhirnya mereka setuju.



.