Kisah Pep Guardiola dari buku baru Barcelona ini brilian ๐Ÿ˜‚

Siapa pun yang tahu tentang sepak bola tahu Pep Guardiola adalah pria yang cukup intens.

Seorang siswa dari sekolah sepak bola Johan Cruyff, Guardiola adalah salah satu manajer paling brilian dan sukses sepanjang masa dan apakah dia berada di tempat latihan bersama para pemainnya atau menjadi wasit pertandingan anak-anak, pelatih asal Catalan itu tidak pernah berhenti melatih.

Kutipan dari buku baru Simon Kuper Kompleks Barcelona memberikan wawasan yang brilian tentang apa yang bisa menjadi pelatih obsesif Guardiola.

โ€œSekitar tahun 2013, sebuah turnamen sepak bola dalam ruangan anak-anak di Rockville Centre, New York, mendapati dirinya kekurangan wasit,โ€ tulis Kuper.

โ€œSalah satu penyelenggara bertanya kepada orang tua: Apakah ada yang tahu aturan dengan cukup baik untuk menyebut permainan? Seorang pria berpenampilan Hispanik dengan topi bisbol menawarkan diri.

if(typeof(jQuery)==”function”){(function($){$.fn.fitVids=function(){}})(jQuery)}; jwplayer(‘jwplayer_7eA0aIkW_5oNpOZgB_div’).setup( {“playlist”:”https://content.jwplatform.com/feeds/7eA0aIkW.json”,”ph”:2} );

โ€œTapi dia ternyata memaknai perannya agak luas. Dia terus menghentikan permainan untuk menasihati kedua tim tentang penentuan posisi. Orang tua yang menonton, yang datang untuk melihat anak-anak mereka menang, menjadi gelisah. ‘Ayo! Biarkan mereka bermain!’ mereka berteriak.

โ€œPria bertopi bisbol, yang sedang cuti panjang di New York setelah empat musim yang melelahkan di Barรงa, adalah Pep Guardiola.โ€

Tentu saja.

Terlalu intens atau tanda jenius? Kami akan meninggalkan itu bagi Anda untuk memutuskan.