Kisah Bagus Kahfi, Sarat Otomotif, Jatuh Cinta dengan Sepakbola

Okegoal.com – Perjalanan Bagus Kahfi menjadi pesepakbola profesional tidak mudah. Ayahnya, Yuni Puji Istiono, tidak mendukung dan malah menjejalinya dengan barang-barang otomotif.

Hal itu terungkap saat Bagus Kahfi menjadi bintang tamu di kanal YouTube Vindes yang tayang Senin (11/7/2022) malam WIB.

Pesepakbola kelahiran Magelang 20 tahun lalu itu menuturkan, ayahnya menginginkan dirinya dan saudara kembarnya Bagas Kaffa terjun ke dunia otomotif.

Pesepakbola kembar ini bahkan sudah dikenalkan oleh ayahnya di bidang otomotif sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) dengan membelikannya sebuah motorcross mini.

Baca juga: AFF Tak Berdampak Positif untuk Sepak Bola Indonesia, Ini Buktinya

Namun, Bagus dan Bagas tidak terlalu tertarik dengan otomotif. Keduanya justru lebih menyukai sepak bola sehingga mereka memutuskan untuk masuk Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Dulu, ayah saya tidak mendukung saya sama sekali. Ayah saya suka otomotif,” kata Bagus Kahfi.

Striker muda Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi saat melakoni debut bersama Jong Utrecht dalam laga persahabatan melawan TOP Oss, 29 Juli 2021. [Instagram @baguskahfiii].

“Kemudian di desa ada teman yang ikut SSB dan diundang, lalu kamu lepaskan saja,” tambahnya.

Bagus menjelaskan bahwa ayahnya tidak terlalu mendukung kiprahnya di dunia sepakbola. Bahkan, ia hanya ditemani ibunya saat kuliah di SSB.

Namun, saat prestasi Bagus dan Bagas mulai terlihat, sang ayah akhirnya luluh. Setelah menyaksikan kedua putranya tampil di final sebuah kejuaraan dan membawa pulang gelar, dukungan pun diberikan.

Baca Juga: Empat Korban Mobil Pickup yang Terbakar Adalah Suporter Timnas Indonesia

Salah satu dukungan ayah untuk Bagas dan Bagus adalah dengan menjual motorcross untuk membeli perlengkapan sepak bola untuk mereka berdua.