Keajaiban “The Special One” yang memudar sampai Tottenham menembak | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Inggris – Tottenham Hotspur akhirnya memutuskan untuk menembak Jose Mourinho tidak pernah menyumbangkan trofi kemenangan. Mourinho terpaksa harus mengakhiri 17 bulan bersama Tottenham pada Senin (19/4) kemarin, keputusan Tottenham itu lantaran performa tim yang memburuk musim ini.

Di awal musim, Mourinho justru menunjukkan peningkatan performa tim yang bagus dengan mendatangkan Gareth Bale. Kemudian duet Son Heung-min dan Harry Kane menggila dengan kombinasi gol dan assist yang dibuat.

Tottenham hanya kalah sekali hingga pekan ke-12 Liga Inggris dan berada di puncak klasemen, para suporter mulai berharap Tottenham bisa menang di penghujung musim. Di balik semua itu ada Mourinho, sosok yang pernah meraih sukses di Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United.

Namun seiring berjalannya waktu bukan lagi taktik yang mampu menekan lawan, melainkan keluhan dan omelan yang keluar dari mulut pria asal Portugal tersebut. Harapan memenangkan trofi semakin menjauh. Ruang ganti yang tidak hangat, seperti yang terjadi di Chelsea, Madrid dan MU, kembali terjadi di Tottenham. Situasi itu bahkan tidak mendukung Mourinho.

Baca juga: Rumor di balik pemecatan Mourinho oleh Tottenham Hotspur

Saat ini dirinya kembali lega karena gagal bersaing di papan atas. Di tiga klub tersebut, Mourinho didepak bukan hanya karena gagal menang, tapi tim juga jatuh jauh dari posisi yang diharapkan.

Bersumber dari Daily Mail, Mourinho saat ini merupakan pengangguran kaya raya, setelah mendapat kompensasi pemecatan yang diperkirakan mencapai 20 juta poundsterling. Tetapi setelah ini, sulit untuk memprediksi ke mana dia akan berakhir, karena pencapaiannya baru-baru ini hampir tidak menarik minat klub.

Asing Arikel Marca dan BBC menasihatinya untuk menjadi pelatih tim nasional Portugal, posisi yang selama ini enggan diambilnya. (Ara – Satupedia.com)



.