Juventus Dinilai Kehilangan Identitas Sejak Kedatangan Ronaldo | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


Juventus sudah mengambil langkah mengejutkan di musim 2018-2019 dengan mendatangkan angka Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.

Juventus pun rela merogoh kocek 117 juta euro atau setara Rp 2 triliun untuk bisa mendapatkan jasa dari Ronaldo. Juventus kini berharap kedatangan Ronaldo mampu memacu mereka meraih gelar Liga Champions.

Terakhir kali, Juventus meraih gelar Liga Champions pada musim 1995-1996. Sejak saat itu, Juventus masih belum memenangkan trofi Big Ear untuk ketiga kalinya.

Kedatangan Ronaldo ke Turin berdampak besar pada musim pertama sang kapten timnas Portugal.

Ronaldo pun berhasil membawa Juventus finis sebagai juara Liga Italia 2018-2019 setelah meraih 11 poin dari peringkat kedua, Napoli. Juventus kini telah mengumpulkan 90 poin dari 38 pertandingan yang mereka mainkan di Liga Italia musim itu.

Namun, langkah Juventus di Liga Champions juga harus terhenti di babak perempat final. Juventus kalah dari tim Belanda, AFC Ajax, yang saat itu diperkuat oleh generasi emasnya.

Juventus kalah agregat 2-3 setelah leg pertama bermain imbang 1-1 dan leg kedua kalah dengan skor 1-2.

Musim berikutnya, Juventus juga memenangkan Scudetto dua kali berturut-turut setelah kedatangan Ronaldo.

Hanya saja, prestasi Juventus juga mengalami penurunan setelah hanya mampu mengakhiri musim dengan selisih satu poin di atas Inter Milan.

Selain itu, Juventus juga tersingkir di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 dari Olympique Lyon lewat agresivitas gol tandang.

Seolah kedatangan Ronaldo tidak berpengaruh pada performa Juventus di kompetisi Eropa. Musim ini, performa Juventus juga kembali disorot karena tersandung di Liga Italia dan Liga Champions.

Juventus saat ini masih tertahan di posisi keempat dengan koleksi 49 poin dari 24 pertandingan.

Juventus sudah tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen sementara, Inter Milan, yang kini mengoleksi 59 poin dari 25 pertandingan.

Tak hanya itu, Juventus kini juga terancam tersingkir lagi dari Liga Champions usai kalah 1-2 dari FC Porto di leg pertama.

Rentetan penurunan prestasi memang diharapkan karena kedatangan Ronaldo.

Dilansir OkeGoal.com dari Marca, eks bintang Real Madrid itu dituding membuat Juventus kehilangan jati dirinya.

Pasalnya, Ronaldo mengubah kolektivitas Juventus menjadi hanya bergantung padanya. Hal tersebut juga telah dibuktikan pada fase knockout Liga Champions musim 2018-2019 dan musim 2019-2020.

Tidak ada satu pemain pun dari Juventus yang mampu mencetak gol di fase knockout selain Ronaldo.

Rekor kelam itu pun teratasi setelah Federico Chiesa mencetak gol ke gawang FC Porto pada leg pertama Liga Champions 2020-2021.

Apalagi, beberapa bintang Juventus sudah mulai tenggelam dengan kedatangan Ronaldo.

Paulo Dybala, Federico Bernardeschi dan Douglas Costa kehilangan tempat mereka.

Padahal, sebelum kedatangan Ronaldo, Juventus selalu bermain secara kolektif, meski diperkuat oleh nama-nama besar, seperti Andrea Pirlo, Paul Pogba, Arturo Vidal, dan Claudio Marchisio.

Juventus tampaknya perlu membuktikan rumor tersebut tidak benar dengan berbicara lebih banyak musim ini.

.