Julian Nagelsmann: Bayern adalah satu-satunya klub yang ingin saya ikuti

Pada hari Selasa, Bayern Munich mengonfirmasi kedatangan Julian Nagelsmann yang berlaku efektif pada tanggal 1 Juli.

Bayern akan membayar RB Leipzig dengan rekor € 25 juta (termasuk bonus) untuk pemain berusia 33 tahun itu selain paket keluar untuk manajer yang pergi Hansi Flick.

Dalam wawancara pertamanya setelah pengumuman tersebut, Nagelsmann mengonfirmasi bahwa Bayern adalah satu-satunya klub yang bisa membuatnya meninggalkan Leipzig.

“Setelah pertandingan melawan Hoffenheim (pada 16 April), saya melakukan percakapan dengan [Leipzig CEO] Oliver Mintzlaff dan menerima kontak pertama dari Bayern, ”katanya kepada media, Selasa.

if (typeof (jQuery) == “function”) {(function ($) {$. fn.fitVids = function () {}}) (jQuery)}; jwplayer (‘jwplayer_y6YW1xXT_5oNpOZgB_div’). setup ({“playlist”: “https: / / content.jwplatform.com / feeds /y6YW1xXT.json”, “ph”: 2});

“Saya menjelaskan keinginan saya untuk pindah ke Bayern ketika tawaran konkret datang.

“Saya tidak langsung menyetujui, dan semua orang harus memikirkannya. Kemudian saya fokus pada pertandingan melawan Stuttgart.

“Pada Minggu malam, saya mengklarifikasi detail akhir dengan Bayern. Kemarin, semuanya beres.

“Ada ketertarikan dari klub lain, tapi saya memberi tahu Oli bahwa saya tidak ingin mengakhiri perjanjian kami untuk klub lain – hanya untuk yang ini. Paket keseluruhan adalah sesuatu yang istimewa. ”

CEO Leipzig Mintzlaff juga mengonfirmasi bahwa sudah ada rencana sejak lama seandainya Nagelsmann menerima tawaran Bayern.

“Tentu bukan ini yang kami inginkan, tapi Julian ingin mewujudkan impian seumur hidupnya dan menjadi pelatih di FC Bayern,” ucapnya.

“Ketika kami membawanya ke sini dari Hoffenheim, kami mendiskusikan apakah ada cara baginya untuk keluar dari kontraknya.

“Bergabung dengan FC Bayern sudah menjadi keinginannya saat itu. Saya ingat percakapan itu. “

Bersama Hoffenheim, Nagelsmann memenangkan Manajer Sepak Bola Jerman Terbaik Tahun 2017 dan berada di posisi ketiga dalam pemungutan suara Pelatih Pria Terbaik UEFA musim lalu, di belakang sesama pemain Jerman Hansi Flick dan Jürgen Klopp.