Haruskah Real Madrid Segera Pindahkan Zidane? Simak ulasan berikut ini | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Real Madrid kehilangan dua gelar hanya dalam satu minggu. Posisi Zinedine Zidane sebagai pelatih dikabarkan sedang dipertaruhkan. Zidane bukan kali pertama berada dalam situasi sulit. Sebelumnya, Zidane juga disebut-sebut akan dipecat namun mampu bangkit dengan unggul atas Barcelona di Camp Nou.
Kini, situasi semakin pelik bagi Zidane. Real Madrid disebut-sebut telah mendekati Marcelo Gallardo untuk mencari pelatih baru. Namun, kabar lain menyebutkan Zidane tidak akan dipecat sebelum musim ini berakhir.

Zidane memiliki prestasi luar biasa untuk Real Madrid, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Tapi, mungkin inilah saatnya Madrid berpisah dengan Zidane. Mengapa Madrid harus memecat Zidane?

Transfer Exchange

Florentino Perez telah membeli 13 pemain baru sejak memenangkan gelar Liga Champions ke-13. Perez menghabiskan tidak kurang dari 558,5 juta euro, 315,5 juta di antaranya dihabiskan di era Zidane. Madrid membeli sejumlah pemain mahal dengan nama besar seperti Thibaut Courtois dan Eden Hazard. Namun, salah satu dari dua nama tersebut tidak tampil maksimal.
Selain itu, Zidane juga gagal memaksimalkan potensi pemain yang dibeli seperti Brahim Diaz, Luka Jovic, dan Eder Militao.

Tidak Ada Transisi

Seolah-olah Zinedine Zidane tidak mengerjakan proyek jangka panjang di Real Madrid. Zidane terus menggunakan pemain yang sama sejak era pertamanya sebagai pelatih Madrid. Zidane mempertahankan nama-nama lama seperti Sergio Ramos, Luka Modric, dan Karim Benzema yang sudah berusia di atas 30 tahun.
Zidane sepertinya setengah hari memberikan kesempatan kepada pemain muda seperti Vinicius, Rodrygo, Martin Odegaard, dan Eder Militao. Zidane bahkan melepas sejumlah pemain potensial seperti Acrhaf Hakimi dan Marcos Llorente.

Menyangkal Momen Buruk

Zinedine Zidane selalu membantah bahwa Real Madrid bermain buruk. Zidane selalu merasa Madrid bermain bagus, tapi bernasib buruk dan gagal meraih hasil bagus.

“Ini sepak bola. Kami bermain melawan tim Segunda B dan kami seharusnya menang,” kata Zidane usai kalah dari tim Segunda B di Copa del Rey, Alcoyano.

“Ini bukan kegagalan. Gagal jika Anda tidak mencoba, jangan mencoba semua yang ada di lapangan. Hidup seperti itu, Anda tidak selalu bisa menang,” kata Zidane usai kalah dari Bilbao di Supercopa de Espana.

Ruang ganti kacau

Zinedine Zidane dikabarkan menjalin hubungan buruk dengan sang pemain. Tak hanya Gareth Bale dan James Rodriguez (yang sudah pindah), Zidane disebut-sebut tak lagi berbicara dengan pemain lain di ruang ganti Madrid. Zidane mengambil jarak dari pemain yang biasanya menjadi pilihan kedua seperti Martin Odegaard, Luka Jovic, atau Eder Militao.
Situasi ini membuat ruang ganti Madrid tidak bisa menyatu.

Akhir dari gaya permainan Real Madrid

Final Liga Champions 2018 menandai akhir dari kejayaan Real Madrid. Kala itu, kolaborasi apik Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo membawa Madrid merajai sepakbola Eropa. Dulu, Madrid bermain menyerang dengan bermain vertikal. Kini, Madrid bermain secara horizontal dan kerap kesulitan mencetak gol. Madrid hanya mengandalkan Karim Benzema di lini depan.
Dalam situasi tertentu, Madrid membutuhkan Sergio Ramos sebagai pemenang.

Para pendukung mengejek

Madridismo tampaknya sudah muak dengan situasi di klub tersebut. Rasa jijik itu terlihat dari banyaknya komentar negatif di setiap akun media sosial Real Madrid. Bukan hanya menang, tapi Madridisme banyak yang tidak puas saat Madrid menang. Pasalnya, mereka ingin Real Madrid menang dengan performa impresif. Sesuatu yang tidak terjadi di era Zidane.

Melupakan masa lalu

Zinedine Zidane punya nama besar di Real Madrid. Tidak hanya saat menjadi pemain, tapi juga selama masa jabatan pertamanya sebagai pelatih. Zidane memenangkan sembilan gelar untuk Real Madrid sebagai pelatih. Tapi, catatan rapi itu sudah ketinggalan zaman. Kini, Zidane berada dalam momen sulit. Sejak ditunjuk kembali sebagai pelatih pada 2019, Madrid telah kehilangan lima dari tujuh kemungkinan gelar bersama Zidane.

.