Georgia vs Spanyol: 1-2, Pemain Terbaik Pertandingan Khvicha Kvaratskhelia | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


Spanyol akhirnya berhasil mendapatkan tiga poin pertamanya setelah berjuang mati-matian di Grup B kualifikasi Piala Dunia 2022. Melawan Georgia di Boris Paichadze Dinamo Arena, Minggu (28/3/2021), La Furia Roja keluar sebagai juara dengan skor 2-1.

Spanyol memegang dominasi permainan apalagi mengingat mereka diperkuat oleh banyak pemain ternama. Namun, membongkar garis pertahanan Georgia bukanlah perkara mudah. Pada menit ke-11, upaya Bryan Gil menusuk kotak penalti Georgia membuat bola jatuh ke kaki Ferran Torres. Striker Manchester City melepaskan tembakan, namun bola berhasil dihalau oleh kiper Georgia Giorgi Loria.

Baca juga: Albania vs Inggris: 0-2, Pemain Terbaik Pertandingan Harry Kane

Upaya lanjutan La Furia Roja untuk mencetak gol membuahkan peluang pada menit ke-42. Usai mendapatkan bola dari Jordi Alba, Torres mencoba mencetak gol dengan sepakan cepat yang sayangnya melambung di atas net.

Spanyol mendapat kejutan ketika mereka malah kebobolan lebih dulu. Dua menit sebelum jeda, Georgia berhasil mencetak gol melalui aksi Khvicha Kvaratskhelia yang berhasil memanfaatkan assist dari Otar Kiteishvili. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Georgia.

Para pemain Spanyol mengalami depresi mental dan berusaha menyamakan kedudukan di babak kedua, dan hasilnya baru terlihat di menit ke-56. Tendangan Torres kali ini tidak lagi meleset atau dihalau oleh Loria. Ia berhasil membobol gawang lawan dengan memanfaatkan assist dari Alba. 1-1.

Georgia akhirnya langsung kebobolan untuk memperkuat lini pertahanan. Permainan disiplin dari lini belakang membuat penyerang Spanyol itu tak bisa bergerak. Bahkan striker produktif Juventus, Alvaro Morata, tidak bisa berbuat banyak. Nyatanya, Georgia masih bisa menyimpan peluang melakukan serangan balik. Namun, Spanyol telah belajar sejak babak pertama dan tak menyisakan sedikitpun celah untuk dimanfaatkan tuan rumah.

Pertahanan Georgia padat dan tidak bisa ditembus. Mereka menempatkan banyak orang di dalam kotak dan mengerumuninya ketika Spanyol mendapatkan bola. Sehingga La Furia Roja nyaris tidak punya ruang untuk melepaskan tembakan.

Spanyol akhirnya mencetak gol keduanya! Di masa injury time, Dani Olmo melepaskan tembakan yang tidak mampu diblok Loria setelah menerima umpan dari Jordi Alba. Tak lama kemudian, wasit meniup peluit panjang dan menghadiahi La Furia Roja kemenangan 2-1.

Mencetak gol bukanlah satu-satunya syarat untuk menjadi man of the match dalam sebuah pertandingan. Dilihat dari catatan yang dihimpun Whoscored, Kvaratskhelia berkontribusi dalam banyak hal meski berperan sebagai striker sayap.

Whoscored memberinya peringkat 8,5 untuk penampilannya. Dia melakukan sentuhan bola 133 kali dan menyelesaikan 91 dari 107 operan. Selain itu, Kvaratskhelia juga melakukan empat operan kunci saat berada di lapangan. Selesaikan empat dari delapan upaya menggiring bola. Kemudian, Kvaratskhelia juga membantu pertahanan dengan enam tekel sukses dan tiga intersepsi. Pantas saja dia dinobatkan sebagai man of the match di pertandingan ini.

Susunan Pemain

Georgia (4-2-3-1): Giorgi Loria; Guram Giorbelidze, Lasha Dvali, Guram Kashia, Otar Kakabadze (Grigol Chabradze 79 ′); Jaba Kankava, Valeriane Gvilia; Saba Lobzhanidze (Levan Shengelia 70 ′), Otar Kiteishvili (Giorgi Beridze 71 ′), Khvicha Kvaratskhelia (Nika Kvekveskiri 79 ′); Budu Zivzivadze (Giorgi Kvilitaia 62 ′).

Spanyol (4-1-4-1): Unai Simon; Pedro Porro (Marcos Llorente 65 ′), Eric Garcia, Diego Llorente (Inigo Martinez 46 ′), Jordi Alba; Sergio Busquets (Mikel Oyarzabal 73 ′); Ferran Torres, Fabian Ruiz (Thiago Alcantara 55 ′), Pedri, Bryan Gil (Daniel Olmo 46 ′); Alvaro Morata.

.