Cristian Gonzales mengungkapkan kesannya saat dinobatkan sebagai pemain termahal di liga Indonesia | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Di Liga Indonesia, Cristian Gonzales memang sudah bergabung dengan banyak klub, termasuk Persib Bandung. Bahkan, karena banyaknya tim yang dibela eks pemain Persib Bandung itu, ia pernah menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Indonesia.

Namun, Cristian Gonzales menjadi pemain dengan gaji paling fantastis di Liga Indonesia bukan saat dia memperkuat Persib Bandung. Tepatnya, saat Gonzales mengarungi musim 2006 bersama Persik Kediri. Seperti diketahui, striker kelahiran Uruguay itu pernah menjadi bagian dari Persik.

Cristian Gonzales berseragam Persik Kediri dari musim 2005-2008. Selama di Persik, Gonzales menjelma menjadi striker haus gol di Liga Indonesia. Faktanya, pemain dengan postur 177 cm itu sudah mengoleksi empat gol Liga Indonesia di Persik Kediri.

Tak tanggung-tanggung, Cristian Gonzales meraih empat gelar individu di Persik berturut-turut (2005/2006, 2006/2007, 2007/2008, 2008/2009). Pun dengan Persik, Gonzales sudah merasa pernah mengangkat trofi Liga Indonesia.

Tepatnya, pemain berjuluk El Loco itu membantu Persik Kediri menjadi yang terbaik di Liga Indonesia untuk musim 2006/2007. Uniknya pada musim itu, Cristian Gonzales dinobatkan sebagai pemain termahal di Liga Indonesia.

Hal itu terungkap di kanal YouTube LIB TV pada 5 Februari 2021. Di LIB TV, Gonzales disebut-sebut pernah menjadi pilar dengan bayaran selangit di Liga Indonesia 2006. Pada musim 2006, El Loco dikabarkan menerima bayaran kontrak dari klub sebesar 1,2 miliar setahun.

Pemain berusia 44 tahun itu pun menyampaikan kesannya saat dicap sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Tanah Air.

“Iya syukur aja. Tapi, menurut saya tidak terlalu banyak materinya ya.,” Ujar Cristian Gonzales seperti dilansir YouTube LIB TV, Jumat (5/2/2021).

“Saya pikir untuk prestasi dan kerja keras. Dan mungkin mereka menghormati saya karena prestasi saya, bukan materi. Apalagi saat itu juga ada bonus yang besar,” kata Gonzales.

Lebih lanjut, Cristian Gonzales juga mengenang ketika Liga Indonesia musim 2006 berjalan dengan baik. Ketika kontrak berakhir, para pemain langsung membicarakan seperti apa kontrak masa depan itu.

“Saat itu persaingan memang luar biasa dan berjalan mulus. Misalnya kita menyelesaikan kompetisi, kita langsung bicara kontrak masa depan. Itu bagus,” kata striker naturalisasi Timnas Indonesia itu.

.