Boss Borneo FC Ungkap Kesulitan Klub dalam Mendukung Tim – OkeGoal

OkeGoal –

Samarinda – Sudah 10 bulan sejak kompetisi Liga 1 2020 dihentikan pada pertengahan Maret 2020 akibat pandemi Covid-19, namun sejauh ini belum ada tanda-tanda kompetisi akan dilanjutkan.

Seperti diketahui, semula PSSI dan PT LIB berencana menggelar kembali Liga 1 dan Liga 2 pada awal Oktober, namun rencana tersebut gagal karena Polri enggan memberikan izin akibat maraknya kasus Covid-19 dan serentak regional. agenda pemilihan.

PSSI akhirnya menunda rencana tersebut hingga Februari 2021. Namun, rencana tersebut masih belum jelas karena polisi masih fokus pada pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali yang akan dimulai pada 11-25 Januari.

Karena itu, Borneo FC meminta PSSI segera memberikan kejelasan agar klub bisa melakukan persiapan.

“Yang jelas semuanya butuh persiapan dan tidak bisa dilakukan tiba-tiba. Kita juga tidak bisa melakukan persiapan mendadak, karena semuanya harus terprogram,” kata Presiden Borneo FC Nabil Husein.

Sementara itu Nabil juga mengungkapkan, sejak kompetisi dihentikan, pihak klub mulai kesulitan untuk membayar gaji pemain, pelatih, dan staf karena dana dari sponsor juga tidak bisa dicairkan akibat kompetisi tidak berjalan.

“Semua tim sekarang kehabisan uang untuk mendukung tim. Sedangkan kompetisi tidak bergilir sama sekali. Kami sebenarnya ingin mengadakan pelatihan pada pertengahan Januari. Namun, kami harus mengubah segalanya, karena tidak ada kejelasan sama sekali, ”ujarnya.

Nabil pun menegaskan, pihaknya akan menerima segala keputusan terkait Liga 1 asalkan ada kejelasan segera.

“Mau dilanjutkan atau tidak, itu yang kita tunggu. Semoga ada kejelasan dalam waktu dekat,” pungkasnya.