Ban kapten Real Madrid setelah Sergio Ramos pergi | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Sergio Ramos akan meninggalkan Real Madrid setelah mengabdi selama hampir 16 tahun. Itu artinya ban kapten Los Blancos akan jatuh ke tangan Marcelo. Kontrak Ramos di Santiago Bernabeu berakhir pada akhir Juni 2021. Bek berusia 35 tahun itu sedang dalam pembicaraan untuk perpanjangan kontrak dengan klub.

Namun proses negosiasi sepertinya tidak pernah berakhir. Akibatnya, kedua belah pihak harus berpisah musim panas ini. Ramos akan pergi setelah 16 musim bermain untuk Los Merengues. Total ia sudah mengemas 671 pertandingan dan 101 gol di semua kompetisi.

Setelah Ramos pergi, ban kapten akan diberikan kepada Marcelo. Pemain Brasil itu akan menjadi kapten non-Spanyol pertama di Santiago Bernabeu sejak 1904. Jauh sebelum Marcelo, Federico Revuelto dari Guatemala menjadi kapten Real Madrid. Ia memimpin skuat Los Blancos pada 1904 silam atau 117 tahun silam.

Jika melihat musim lalu, Marcelo tidak bermain reguler di lini belakang Real Madrid. Ia kalah bersaing dengan Ferland Mendy. Jika itu terjadi lagi musim depan, kemungkinan ban kapten akan sering digunakan oleh Karim Benzema. Bomber Prancis itu adalah pemain terlama lainnya setelah Marcelo.

Real Madrid memang memiliki tradisi khusus dalam menangani ban kapten. Kapten diberikan kepada pemain terlama di tim utama. Oleh karena itu, tak heran jika Marcelo akan mengambil alih ban kapten dari Ramos. Pasalnya, Marcelo sudah 15 tahun di Madrid.

Namun tradisi ban kapten Madrid itu dilanggar oleh Jose Mourinho. Ia enggan memberikan kapten kepada Iker Casillas. Mourinho menginginkan orang luar untuk menjadi kapten Real Madrid. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak klub.

Ramos mengambil alih sebagai kapten Real Madrid dari Iker Casillas pada tahun 2015. Sejak itu, Ramos berhasil memimpin tim ke dalam periode yang luar biasa. Los Blancos meraih kesuksesan dengan torehan 12 trofi. Itu termasuk tiga gelar Liga Champions berturut-turut dari 2016 hingga 2018.



.