Asnawi Mendapat Misi Ini Selama Berkarir di Korea Selatan | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Jakarta – Asnawi Mangkualam kini resmi menjadi bagian dari Ansan Greeners FC, klub yang berlaga di kasta kedua Liga Korea (K-League 2) 2021.

Meski sudah resmi diperkenalkan ke publik, Asnawi Mangkualam tetap harus menjalani karantina sendiri sebagai bagian dari protokol kesehatan.

Kabarnya, baru pada 17 Februari masa karantina Asnawi akan berakhir, setelah itu ia bisa langsung mengikuti latihan tim Ansan Greeners FC untuk menyambut K-League 2 musim 2021.

Menurut Pelatih Ansan Greeners FC, Kim Gil-sik, kehadiran Asnawi Mangkualam mengemban tanggung jawab besar. Selain membantu performa Ansan Greeners FC di setiap pertandingan, Asnawi juga diharapkan mampu mematahkan penilaian buruk terhadap kualitas pemain ASEAN.

“Kami (Kim Gil-sik dan Asnawi) bisa saling menguntungkan,” kata Kim Gil-sik.

“Secara pribadi, saya ingin Asnawi mematahkan bias tentang sepak bola Asia Tenggara,” lanjutnya.

Sebelumnya, ada dua nama pemain Vietnam yang pernah bekerja di Korea Selatan. Mereka adalah Nguyen Cong Phuong dan Luong Xuan Truong.

Namun sayang, keduanya gagal menunjukkan performa terbaiknya di klub masing-masing di Korea Selatan.

Luong Xuan Truong hanya membuat tujuh penampilan di K-League untuk dua tim (Incheon United dan Gangwon FC) selama masa peminjamannya 2016-2017.

Sementara Nguyen Cong Phuong, julukan Lionel Messi dari Vietnam, hanya tampil sembilan kali untuk Incheon United pada 2019.
Kedua pemain kini kembali ke klub mereka, HA Gia Lai FC, di Vietnam.

Sementara itu, Kim Gil-sik sendiri punya pengalaman menarik dalam beberapa tahun terakhir saat menangani timnas Korsel untuk kelompok umur.

Dulu, timnas Korea Selatan selalu bisa menang dengan selisih 3-4 gol bila melawan tim-tim dari ASEAN, namun kini timnas ASEAN bisa memberikan perlawanan.

Timnas U-19 Indonesia bahkan mengalahkan Korea Selatan 3-2 pada laga terakhir kualifikasi Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 2014 di Stadion Umum Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, pada 12 Oktober 2013.

“Pikiran saya sendiri telah berubah dalam beberapa tahun terakhir saat melawan timnas kelompok usia ASEAN,” ujar Kim Gil-sik.

“Dulu kami dulu menang dengan selisih 3-4 gol, tapi sekarang K-League bisa menjadi tempat bersinar pemain ASEAN,” lanjutnya.

“Jika Asnawi bisa bermain bagus, maka kedepan sepak bola ASEAN akan dilihat banyak orang,” pungkasnya.

.