Alvaro Morata, Hampir Tertekan Saat Di Chelsea | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –


Alvaro Morata kini mengaku hampir menderita depresi selama berkarir di Chelsea. Ia pun sudah menghadapi masa-masa sulit karena banyak tekanan, bahkan harus berkonsultasi dengan psikolog.

Karier Morata cukup berliku. Mulai dari Real Madrid, ia juga pernah membela Juventus, Atletico Madrid, Chelsea, lalu kini kembali ke Juventus lagi.

Morata tiba di Chelsea pada 2017, tetapi pergi ke Atletico pada 2019. Dua tahun karirnya di Chelsea cukup buruk, dan gagal memenuhi ekspektasi.

Hampir tertekan

Morata sudah tiba di Chelsea dan langsung menghadapi banyak tekanan, dia sudah dituntut menjadi striker utama. Sayangnya, Morata sudah kesulitan di musim pertamanya, skor golnya terlalu minim.

Saat itu tekanan mulai meningkat. Fans mulai kasar dalam mengkritiknya, dan Morata hampir hancur karenanya.

“Saya tidak pernah mengalami depresi, saya harap saya tidak akan pernah mengalami depresi, tetapi saya benar-benar mendekati,” kata Morata kepada El Mundo melalui Goal.

“Aku tidak yakin ini sepenting yang seharusnya. Saat kepalamu tidak bekerja dengan baik, kau akan menjadi musuh terburukmu sendiri.”

Bantuan psikolog

Setelah tahun pertama yang berat, Morata mulai menemui psikolog di musim keduanya. Penampilannya telah meningkat, tetapi dia yakin seharusnya lebih cepat untuk mencari bantuan profesional.

“Pada hari-hari itu, tidak peduli apa yang Anda lakukan, Anda akan selalu berjuang melawan diri sendiri. Depresi itu penyakit, sama seperti saat Anda mematahkan pergelangan kaki, “lanjut Morata.

“Sama seperti berlatih di gym, berlatih mengembangkan teknik atau taktik, saya yakin pikiran juga perlu dilatih.”

“Anda harus siap dan hanya itu [bantuan psikolog] akan banyak membantumu, “pungkasnya.

.