Akuisisi Persikota, Gading Marten Bandingkan Dirinya Dengan David Beckham | Berita Sepak Bola 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Jakarta – Belakangan ini, sepak bola di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah selebriti untuk ikut serta di dalamnya.

Misalnya Raffi Ahmad yang mengakuisisi Cilegon United dan berganti nama menjadi Rans Cilegon FC, Kaesang Pangarep yang membeli Persis Solo, Atta Halilintar mengambil alih PSG Pati, dan Marten Gading siapa yang memilih? Kota Tangerang.

Gading Marten yang merupakan pendukung Persija Jakarta lebih memilih Persikota Tangerang. Tentu saja hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa dia tidak ikut mengelola Persija saja?

Saat diwawancarai kanal YouTube milik Persija, Gading Marten pun angkat bicara terus terang terkait hal tersebut.

“Mahal haha. Ya berarti kita sebagai orang Jakarta pasti selalu mengidolakan Persija. Cuma kalau bicara sepak bola dan bisnisnya tidak semudah itu,” kata Gading Marten.

“Artinya Persija sudah main di Liga 1 bahkan Asia. Dan yang ada itu senior, master, dan bos semua. Tidak semudah ‘Saya punya uang, saya ingin pergi ke Persija’, itu bisa’ tidak semudah itu,” lanjutnya.

Baca juga: Gading Marten Resmi Jadi Bos Baru Persikota Tangerang

Gading Marten juga membandingkan dirinya dengan bintang sepak bola Inggris, David Beckham, yang lebih memilih membeli Inter Miami daripada Manchester United yang telah membesarkan nama mereka.

“Ada celah lain, liga lain seperti Liga 2 dan Liga 3. Ya, seperti David Beckham, jiwanya mungkin adalah MU. Dia besar di MU, namanya besar di sana. Ini seperti menjadi dewa di MU. Dia membeli Miami,” jelas Ivory.

Gading juga menegaskan bahwa ia terjun ke dunia sepak bola bukan karena mengikuti tren selebriti lain, tetapi karena ia sangat ingin berkontribusi memajukan sepak bola Indonesia dengan menumbuhkan bibit-bibit baru.

“Sepak bola Indonesia sangat besar. Ada hampir 300 juta orang, kita harus mencari pemain yang nantinya bisa memakai lambang Garuda (bermain untuk timnas) untuk mengharumkan nama Indonesia,” kata Gading.

“Bisa dari liga mana saja. Liga 1. Di Liga 2 dan Liga 3 masih ada pemain muda yang mungkin ‘hidup’ lebih lama. Makanya kami mencari bibit baru, siapa tahu dari klub kami bisa memasok PSSI, ini dia. pemain muda yang bisa dididik lagi,” pungkas Gading Marten.



.