Ada masalah di balik kemarahan Ronald Koeman terhadap Oscar Mingueza Football News 2021 OkeGoal.Com – OkeGoal

OkeGoal –

Emosi Ronald Koeman pun tak terbendung gara-gara aksinya tersebut Oscar Mingueza saat Barcelona bertemu Getafe. Sang pelatih bahkan tampak menolak berjabat tangan dengan Mingueza saat pemain tersebut ditarik keluar.

Barcelona melayani Getafe pada laga pekan ke-31 La Liga, Jumat (23/4/2021) dini hari WIB. Dalam duel yang digelar di Camp Nou tersebut, Barcelona menang telak dengan skor telak 5-2. Penampilan gemilang Lionel Messi dengan mencetak dua gol untuk Barcelona. Sedangkan tiga gol Barcelona lainnya dicetak oleh Sofian Chakla [bunuh diri], Ronald Araujo, dan Antoine Griezmann.

Barcelona kini hanya terpaut lima poin dari Atletico Madrid yang berada di puncak klasemen La Liga 2020/2021 dengan penundaan satu pertandingan yang belum dimainkan.

Baca juga: Messi Dipuji Karena Membiarkan Griezmann Mengambil Penalti Meski Punya Peluang Hattrick

Konfrontasi Koeman dan Mingueza

Ronald Koeman tampak kecewa saat menarik keluar Mingueza pada menit ke-75. Koeman kemudian menolak berjabat tangan saat Mingueza hendak duduk di bangku cadangan. Koeman memilih untuk berdiri dan tidak melihat wajah Mingueza.

Dikutip dari Marca, Koeman marah akibat Mingueza tidak mengikuti instruksinya, bermain terlalu menyerang. Padahal, kedudukan saat itu masih 3-2 dan Barcelona masih belum sepenuhnya aman.

“Mungkin saya sedikit berlebihan, karena Mingueza menjalani musim yang hebat,” kata Koeman usai pertandingan dikutip dari Tujuan Internasional.

“Para pemain muda harus belajar bahwa di Barcelona Anda harus selalu fokus 100 persen di setiap pertandingan. Perubahan itu tidak ada hubungannya dengan kemarahan saya, “lanjut pria Belanda itu.

Gerard Pique dan Clement Lenglet Ditarik

Ada beberapa keputusan menarik Ronald Koeman dalam laga melawan Getafe. Dua perubahan dilakukan di awal babak pertama. Gerard Pique dan Clement Lenglet ditarik keluar, digantikan oleh Ilaix Moriba dan Ronald Araujo.

Menurut Ronald Koeman, perubahan itu harus dilakukan karena murni keputusan taktis. Pasalnya, kondisi fisik mereka kurang fit.

“Pergantian Gerard Pique memang direncanakan karena dia sedikit lelah usai final Copa del Rrey. Kami memutuskan untuk bermain dengannya selama 45 menit, ”jelas eks pelatih Everton itu.



.